![]() |
Google Glass Ponsel Cerdas untuk Military Modern Soldier Sistem AWARE |
Dunia militer selain membutuhkan persenjataan perang yang canggih dan kostum military yang mumpuni, juga tak ketinggalan memerlukan kehadiran Gadget multi tasking yang kuat dengan kemampuan internal kerja cepat, yang tentunya bisa diandalkan dalam kondisi di medan berat.
Khususnya bagi pasukan yang mengandalkan pertempuran darat, sangat dibutuhkan alat komunikasi yang juga dilengkapi kemampuan menembus pertahanan lawan dan mempermudah gerak.
Baru-baru ini, Perusahaan Google telah berhasil mengkawinkan teknologi gadget dengan kaca mata super canggih, yang dibekali kemampuan super militery. Teknologi ponsel kacamata yang diberi nama Google Glass tahun ini telah dirilis dan diproduksi terbatas oleh perusahaan Thermopylae Ilmu dan Teknologi yang berbasis di Arlington, Amerika Serikat.
Khususnya bagi pasukan yang mengandalkan pertempuran darat, sangat dibutuhkan alat komunikasi yang juga dilengkapi kemampuan menembus pertahanan lawan dan mempermudah gerak.
Baru-baru ini, Perusahaan Google telah berhasil mengkawinkan teknologi gadget dengan kaca mata super canggih, yang dibekali kemampuan super militery. Teknologi ponsel kacamata yang diberi nama Google Glass tahun ini telah dirilis dan diproduksi terbatas oleh perusahaan Thermopylae Ilmu dan Teknologi yang berbasis di Arlington, Amerika Serikat.
![]() |
Ponsel militery Google glass dapat digunakan untuk mendeteksi daerah lawan. |
Menurut John Clark, direktur inovasi untuk Thermopylae Ilmu dan Teknologi, Para pejabat militer telah merancang pakaian tentara dengan komputer yang diberi nama Byzantine militer, yang dpt dipakai selama bertahun-tahun, namun telah berulang kali gagal untuk menemukan sistem yang baik.
Karena itu, pihaknya meyakinkan revolusi teknologi komunikasi militer ada pada Google Glass. Pihaknya melakukan penelitian gadget kacamata itu dengan sedikit memberi aksen agar terlihat lebih army.
Jika pada alat komunikasi standard Google Glass, seseorang cukup memanggil nama maka pada layar kaca mata virtual akan muncul gambar (foto/video) lawan bicara tanpa harus menyentuh gadget. Selain itu user Google Glass bisa langsung berkomunikasi tanpa terganggu atau meninggalkan aktifitas yang tengah dijalani.
Karena itu, pihaknya meyakinkan revolusi teknologi komunikasi militer ada pada Google Glass. Pihaknya melakukan penelitian gadget kacamata itu dengan sedikit memberi aksen agar terlihat lebih army.
Jika pada alat komunikasi standard Google Glass, seseorang cukup memanggil nama maka pada layar kaca mata virtual akan muncul gambar (foto/video) lawan bicara tanpa harus menyentuh gadget. Selain itu user Google Glass bisa langsung berkomunikasi tanpa terganggu atau meninggalkan aktifitas yang tengah dijalani.
Termasuk juga, penggunna Google glass dapat melihat informasi cuaca, temperatur udara, peta wilayah yang ingin dijelajahi serta merekam gambar maupun video langsung dari kacamata virtual Google glass. Sedangkan untuk keperluan militer ditambahkan kemampuan riflescopes atau kacamata night vision.
Alat komunikasi revolusioner militer ini, secara optimal dapat memberikan informasi apapun tentang pertahanan musuh layaknya sebuah komputer mini, yang dapat dipergunakan oleh penggunanya full akses tanpa geraknya terganggu.
Pada tampilan fisik, kacamata berlensa Google glass dapat dipasangkan di kepala, sangat ringan dan tidak mengganggu helm pengaman militer.
Posisi kaca prisma kecil di atas pojok kanan atas mata kanan si pemakai, dapat digeser hanya dengan menggunakan jari. prisma kacamata sangat transparan, seperti seakan tidak menggunakan kacamata. Tidak ada lensa atau layar di atas mata, sehingga pemakainya secara alami dapat mengadakan percakapan atau berjalan, terhalang, bahkan ketika layar diaktifkan.
Alat komunikasi revolusioner militer ini, secara optimal dapat memberikan informasi apapun tentang pertahanan musuh layaknya sebuah komputer mini, yang dapat dipergunakan oleh penggunanya full akses tanpa geraknya terganggu.
Pada tampilan fisik, kacamata berlensa Google glass dapat dipasangkan di kepala, sangat ringan dan tidak mengganggu helm pengaman militer.
Posisi kaca prisma kecil di atas pojok kanan atas mata kanan si pemakai, dapat digeser hanya dengan menggunakan jari. prisma kacamata sangat transparan, seperti seakan tidak menggunakan kacamata. Tidak ada lensa atau layar di atas mata, sehingga pemakainya secara alami dapat mengadakan percakapan atau berjalan, terhalang, bahkan ketika layar diaktifkan.
![]() |
Ponsel cerdas militery Google glass dilengkapi riflescopes atau night vision, sangat cocok untuk penyerangan darat di malam hari. |
Teknologi gadget Google glass ini sangat tepat untuk operasi militery khusus, seperti penyerangan maupun pendaratan pasukan di malam hari. Teknologi komunikasi militer ini dikembangkan sebagai masa depan Combat Systems. Ini merupakan serangkaian proyek tempur infanteri “jaringan-sentris” militer selama dekade terakhir.
Program ini dirancang untuk menggunakan kedua komersial, teknologi off-the-rak dan peralatan militer yang ada untuk memperluas komunikasi dan komando serta kontrol untuk pasukan individu. Sangat cocok untuk Gabungan Pertempuran Command-Platform atau the Joint Battle Command-Platform (JBC-P) Handheld.
Hal ini dapat digunakan untuk merencanakan misi, menerima sensor feed, menandai bangunan dan kamar yang telah dibersihkan, berkomunikasi melalui pesan teks dan melacak pasukan ramah dan musuh, seperti sistem Advanced Warfighter Awareness for Real-time Engagement (AWARE) Raytheon.
“Kita perlu memastikan aplikasi ini bekerja di lingkungan wearable,” kata John Clark. “Sebuah smartphone adalah salah satu konstruk, laptop adalah hal lain. Wearable yang membawanya ke dimensi baru,” pungkas direktur inovasi untuk Thermopylae Ilmu dan Teknologi. (marksman/ sumber : militeryaerospace.com dan gigaom.com)
Program ini dirancang untuk menggunakan kedua komersial, teknologi off-the-rak dan peralatan militer yang ada untuk memperluas komunikasi dan komando serta kontrol untuk pasukan individu. Sangat cocok untuk Gabungan Pertempuran Command-Platform atau the Joint Battle Command-Platform (JBC-P) Handheld.
Hal ini dapat digunakan untuk merencanakan misi, menerima sensor feed, menandai bangunan dan kamar yang telah dibersihkan, berkomunikasi melalui pesan teks dan melacak pasukan ramah dan musuh, seperti sistem Advanced Warfighter Awareness for Real-time Engagement (AWARE) Raytheon.
“Kita perlu memastikan aplikasi ini bekerja di lingkungan wearable,” kata John Clark. “Sebuah smartphone adalah salah satu konstruk, laptop adalah hal lain. Wearable yang membawanya ke dimensi baru,” pungkas direktur inovasi untuk Thermopylae Ilmu dan Teknologi. (marksman/ sumber : militeryaerospace.com dan gigaom.com)