Jokowi Geram, Minta Panglima TNI Siapkan Pasukan

Jokowi Geram, Minta Panglima TNI Siapkan Pasukan
PPRC mempertunjukkan kemampuannya membebaskan sandera dalam latihan militer di Mamburungan Kota Tarakan Provinsi Kalimantan Utara pada Jumat (15/4/2016) siang. 
Panglima TNI Jenderal TNI Gatot Nurmantyo mengatakan Presiden Joko Widodo meminta dirinya menyiapkan pasukan yang setiap saat dapat melakukan tindakan tegas.

Kesiapan pasukan itu terkait kejadian pembajakan kali kedua yang menimpa kapal Indonesia.
"Saya selaku Panglima TNI diperintahkan untuk menyiapkan pasukan, untuk setiap saat kita bisa melakukan tindakan tegas. Saya datang kesini untuk mengecek kesiapan semuanya. Saya tidak bisa jelaskan tempatnya dimana dan bentuk latihannya seperti apa. Latihan ini hanya untuk prajurit agar terbentuk feeling. Sehingga, suatu saat TNI disiapkan untuk berangkat, dan berdasarkan sejarah tidak ada yang gagal, kita harus optimis," kata Gatot.

Gatot menyampaikan hal tersebut usai mengecek kesiapan, menganalisa dan memberikan petunjuk-petunjuk pada pasukan (AD, AL, AU dan Brimob) yang tergabung dalam Pasukan Pemukul Reaksi Cepat (PPRC), di Pangkalan Udara Tarakan, Kalimantan Utara, Senin (18/4/2016).

Dalam kesempatan itu Gatot didampingi oleh KSAD Jenderal TNI Mulyono, KSAU Marsekal TNI Agus Supriatna, Pangkostrad Letjen TNI Edy Rahmayadi, Danjen Kopassus Mayjen TNI M Herindra, Dankormar Mayjen TNI (Mar) Buyung Lalana, Dankorpaskhas Marsda TNI Adrian Watimmena dan para Asisten Panglima TNI.

Panglima TNI juga mengatakan bahwa jumlah pasukan yang dikerahkan (TNI AD, TNI AL, TNI AU dan Kepolisian) berkisar ratusan, tidak sampai ribuan, sesuai dengan fungsi dan profesionalisme masing-masing, tergantung operasinya.

Terkait perkembangan upaya pembebasan yang dilakukan Angkatan Bersenjata Filipina, Gatot menuturkan sampai sekarang ini mereka (AB Filipina) masih melaksanakan operasi.

"Kalau mereka minta bantuan kami, dengan puji syukur, saya langsung berangkatkan. Pasukan saya sudah nunggu saja, sudah tanya kapan dia berangkat," katanya.

Ikuti kami di instagram @militerysindonesia

Artikel Terkait