Tiongkok Bantah Tuduhan Curi Desain Jet Tempur AS

Pesawat jet tempur Tiongkok, FC-31 (Foto: CNN)
Tiongkok menolak tuduhan pihaknya mencuri desain jet tempur Amerika Serikat (AS). Tuduhan dinilai tak berdasar.

Sebelummya majalah Jerman Der Spiegel mengaku memiliki dokumen dari pembocor intelijen NSA, Edward Snowden, yang menyebutkan dugaan pencurian desain itu. Pihak Kementerian Luar Negeri Tiongkok membantah keras tuduhan ini.

Satu dokumen mengungkapkan Pemerintah AS yakin Tiongkok mencuri data, yang berkaitan dengan pengembangan jet tempur F-35. Data itu termasuk skema mesin dan desain radarnya.

"Serangan siber biasanya sulit dilacak dan dilakukan di luar perbatasan. Kompleksitas ini berarti menunjukkan kesulitan mengidentifikasi sumber serangan," ujar Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Tiongkok Hong Lei, seperti dikutip CNN, Rabu (21/1/2015).

"Mereka yang mengeluarkan tuduhan ini, harus memberikan bukti," lanjutnya

Tiongkok saat ini tengah mendesain jet tempur stealth atau siluman yang diberi nama, FC-31. Menurut analis senjata, jet tempur itu memiliki kesamaan bentuk dengan F-35.

Menurut pengamatan Koresponden IHS Jane's, Reuben F. Johnson, FC-31 bentuknya sangat menyerupai F-35. Tetapi masih harus dipertanyakan apakah memiliki teknologi dan kemampuan yang sama dengan pesawat yang diproduksi AS.

Sementara produsen F-35, Lockheed Martin memastikan tidak ada informasi rahasia yang bocor dan bisa diakses pihak lain. Pihak Lockheed Martin pun menolak mengomentari dokumen yang dikeluarkan Der Spiegel.

Ikuti kami di instagram @militerysindonesia

Artikel Terkait