Membaca Modus Operasi Intelijen NSA


Dengan semua kehebohan tentang pesawat terbang yang hilang, jenis perang dingin baru, dan kecurangan pasar, sangat mudah untuk melupakan bahwa Amerika Serikat kini resmi menjadi negara totaliter jenis Orwellian, di mana penduduk--tanpa sadar--telah menyerahkan semua privasinya untuk ditukar dengan... sesuatu. Operator pertukaran itu tak lain dari dinas rahasia AS, National Security Agency (NSA), "Keamanan" pun menjadi barang langka, bukan hanya di AS, tapi bahkan di seantero jagat. Namun, menurut catatan BusinessWeek, melacak semua cara aneh yang dilakukan NSA dalam memata-matai warga dan pemerintah sangat sulit.

Untungnya, berkat ketekunan sebagian jurnalis dan sejumlah narasumber anonim, beberapa informasi penting menyangkut kerja rahasia NSA yang cukup rumit dapat diungkap ke publik. Berikut uraiannya, semoga dapat membantu.

Data Bergerak

Mata-mata NSA membagi target menjadi dua kategori besar: data bergerak dan data tidur. Informasi yang bergerak ke dan dari ponsel, komputer, pusat data, dan satelit seringkali lebih mudah untuk diambil, dan dinas rahasia itu mengisap sejumlah besar data semacam itu di seluruh dunia. Namun data umum seperti e-mail sering dilindungi dengan enkripsi saat meninggalkan perangkat, sehingga sulit--meski tidak mustahil--dibongkar.

Data Tidur

Mengambil informasi dari hard drive, pusat data di luar negeri, atau ponsel lebih sulit, tapi hal ini acapkali lebih berharga karena data yang tersimpan kemungkinan kurang dienkripsi, dan para mata-mata dapat langsung memperoleh apa yang mereka inginkan. Pengacara NSA dapat memaksa perusahaan-perusahaan AS untuk menyerahkan sebagian data semacam ini; para hacker dinas rahasia ini juga menarget jeroan komputer pemerintah asing yang paling diinginkan dan dijaga ketat.

Kemana Data itu?

Sebagian besar data NSA yang dikumpulkan dan dikompilasi dari semua upaya itu akan disimpan dalam pusat data seluas ratusan hektar di dekat Bluffdale, Utah. Pusat data itu sanggup menyimpan sekitar 12 eksabita data. Satu eksabita setara satu miliar gigabita.


Berikut adalah beberapa metode khusus NSA yang digunakan untuk memata-matai warga AS dan sesekali "teroris" lepas pantai:

1. Perekam Panggilan Telepon (Call Recorder)
Dinas rahasia ini dapat mencegat dan menyimpan hingga satu bulan, 100 persen panggilan telepon luar negeri, yang dapat diurutkan dan diputar kembali.

2. Telepon Kloning (Clone Phones)
Ponsel asing yang ditarget dapat diam-diam ditukar dengan model yang identik, yang sudah dilengkapi alat untuk menguping dan mengumpulkan data.

3. Toko Palsu
Para diplomat pada KTT G-20 2009 di London ditipu, dengan bantuan NSA, saat menggunakan sebuah kafe internet yang ternyata telah dirancang untuk mengirim data ke dinas intelijen Inggris.

4. Pelacak Perjalanan (Travel Trackers)
NSA memiliki beberapa cara untuk menguntit gerakan target intelijen saat turun dari pesawat, berkendara melintasi perbatasan, atau bergerak di sekitar kota, termasuk implan yang mengarahkan kartu SIM ponsel mengirimkan data geolokasi melalui pesan teks.

5. Pengiriman Khusus (Special Delivery)
Para agen rahasia mencegat komputer yang digunakan target asing untuk berbelanja secara online, menyesuaikan semua itu dengan perangkat yang mengirim data ke NSA, dan kemudian mengembalikannya ke pengiriman normal.

6. Penglihatan Sinar-X (X-Ray Vision)
Gelombang Radar yang dialirkan ke sebuah ruangan mampu mendeteksi apa yang sedang diketik di papan ketik atau ditampilkan di layar komputer.

7. Kartu Kredit
NSA menyadap jaringan Visa dan sistem perbankan besar untuk mengumpulkan transaksi data yang dipandang berharga.

8. Satellites
NSA menyusup dalam satelit komunikasi Jerman yang digunakan di lokasi terpencil seperti platform pengwboran dan oleh para diplomats negara

9. Agen Rahasia Permainan (Gamer Spies)
Para pekerja NSA bergabung dalam komunitas permainan World of Warcraft dan Second Life, untuk berburu jaringan kriminal dan merekrut informan. Mereka juga telah menyusup ke jaringan Xbox Live Microsoft.

10. Menara Selular (Cell Towers)
Stasiun basis meniru menara selular untuk menyedot data lokasi dari ponsel target. Agen juga dapat mencegat panggilan selular dengan alat penerima sebesar ukuran kotak sepatu.

11. Kapal Selam
NSA dapat mengumpulkan lalu lintas Internet di seluruh dunia dengan kapal selam nuklir yang telah dimodifikasi untuk menyadap kabel serat optik bawah laut--yang memungkinkan agen mata-mata untuk menyedot data dari jutaan pengguna.

12. Perangkat Rahasia Foto-Sendiri (Secret Selfies)
Malware yang ditanam dalam iPhone dapat diam-diam mengaktifkan kamera dan mikrofon, mengubahnya menjadi alat pendengar. Malware untuk ponsel Windows memungkinkan perangkat ponsel sepenuhnya dikendalikan dari jarak jauh.

13. Bebatuan Palsu (Fake Rocks)
Pemancar tersembunyi dalam bebatuan dan benda-benda lain yang dapat menerima informasi dari alat sadap NSA yang ditanam dalam komputer terdekat, bahkan jika itu adalah mesin "hampa udara" atau jaringan yang tidak terhubung dengan Internet--termasuk yang paling sulit di antara semua target digital.(http://forum.viva.co.id)

Ikuti kami di instagram @militerysindonesia

Artikel Terkait